Jawabanterverifikasi. Hai Danu, kakak bantu jawab ya Jawabannya A Pembahasan: Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penjual dan pembeli Efek (surat berharga). Di Indonesia terdapat dua Bursa Efek yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES).
PTBursa Efek Indonesia (BEI) adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka. Bursa Efek Indonesia berpusat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kawasan Niaga Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman 52-53, Senayan
JAKARTA Setiap orang yang bergelut di dunia pasar modal nampaknya sudah tak asing lagi jika mendengar nama bursa efek.. Bursa efek sebenarnya sama dengan pasar-pasar lainnya, yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli. Bedanya di tempat tersebut memperdagangkan surat berharga seperti saham, obligasi dan lain-lain. Di Indonesia, saat ini hanya ada Bursa Efek Indonesia yang
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. – Sebelum berinvestasi, ada baiknya kamu bertanya tentang mekanismenya. Termasuk ketika ingin investasi saham. Berikut ini pertanyaan tentang jual beli saham yang sering diajukan oleh investor pemula. Investasi saham merupakan kegiatan menanamkan modal berbentuk penyertaan modal pada suatu perusahaan go public yang tercatat di bursa efek. Memiliki saham memperlihatkan kepemilikan perusahaan. Dana yang terkumpul melalui saham akan digunakan perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya. Bagi pemula, investasi saham cukup rumit. Namun menjanjikan imbal hasil tinggi dalam jangka waktu lama. Lalu bagaimana cara memulainya? Tanya semua mekanisme dan seluk beluk tentang investasi saham. Pelajari pula dasar-dasar mengenai dunia pasar modal. Hal tersebut bertujuan melindungi asetmu sekaligus menghindarkan dari risiko. Buat kamu yang sedang mencari informasi tentang investasi saham, inilah pertanyaan tentang pertanyaan tentang investasi pasar modal dan jual beli saham yang sering diajukan oleh investor pemula. Apa itu Pasar Modal? Bagaimana Cara Investasi Saham? Bagaimana Transaksi Saham? Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Membuka Rekening Efek? Alasan Berinvestasi Saham Apakah akan Benar-Benar Mendapatkan Dividen? Adakah Biaya Jual Beli Saham? Bagaimana Memilih Saham yang Bagus? Apa Ciri-ciri Saham Murah? Kapan Harga Saham Naik? Kapan Bisa Menjual Saham? 1. Sudah Untung 2. Membutuhkan Uang 3. Salah Pilih Apa Risiko Berinvestasi di Pasar Modal? Adakah Alternatif Lain dari Investasi Saham? Apa itu Pasar Modal? Pasar modal merupakan tempat terjadinya transaksi atau jual beli instrumen keuangan antara para penerbit surat berharga dengan investor. Pasar modal juga sering disebut pasar saham atau bursa efek. Pasar modal adalah salah satu pilar ekonomi negara. Melalui pasar modal maka akan terjadi kegiatan penggalangan dana masyarakat. Dana masyarakat yang dihimpun ini nantinya akan digunakan untuk keperluan pengembangan dan pembangunan, sehingga akan terbuka banyak kesempatan kerja bagi masyarakat luas dan mengembangkan sistem ekonomi nasional. Bagaimana Cara Investasi Saham? Ini adalah pertanyaan tentang jual beli saham yang kerap diajukan. Cara berinvestasi saham adalah membuat rekening efek di perusahaan sekuritas. Rekening efek adalah rekening untuk menyimpan saham rekening saham dan menyimpan dana Rekening Dana Investor, RDI. Ketika membuat rekening efek, kamu akan diberikan formulir rekening saham dan RDI. Isi formulir dan lengkapi dokumennya. Seperti fotokopi KTP, NPWP, buku tabungan, dan materai Rp6,000. Untuk membuat rekening efek, kamu harus melakukannya di perusahaan sekuritas. Cek daftar perusahaan sekuritas terpercaya di laman Bursa Efek Indonesia BEI, Beberapa perusahaan sekuritas memiliki fasilitas membuka rekening via daring. Sehingga kamu tak perlu mendatangi kantornya. Bisa pula mengikuti Sekolah Pasar Modal SPM yang diselenggarakan BEI. Bagaimana Transaksi Saham? Transaksi beli dan jual saham tak bisa dilakukan langsung di BEI sebagai pasar modal di Indonesia. Namun, kamu akan bertransaksi melalui perusahaan sekuritas yang bertindak sebagai broker atau pialang. Transaksi dapat dilakukan melalui aplikasi di ponsel dan desktop serta menelpon sang pialang. Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Membuka Rekening Efek? Masing-masing perusahaan sekuritas memiliki persyaratan untuk membuka rekening efek. Ada yang mensyaratkan Rp10 juta dan ada juga yang Rp100,000. Nah, di Ajaib sendiri kamu sudah bisa memulai investasi saham dengan membuka rekening efek dengan modal mulai dari Rp100 ribu. Dengan dana inilah kamu sudah bisa membeli saham di perusahaan yang kamu inginkan. Alasan Berinvestasi Saham Seseorang akan membeli saham dengan alasan untuk investasi. Di mana, investasi banyak dilakukan seseorang karena mudah diperjualbelikan dan bisa dikontrol dan diawasi dengan mudah, karena prosesnya yang sangat transparan. Ketika berinvestasi di emiten saham yang tepat, ketika harga saham tersebut naik, maka bisa jadi uang investasi akan meningkat sehingga bisa memperoleh keuntungan. Hal ini sering disebut dengan istilah capital gain yang diperoleh ketika harga jual saham lebih tinggi dibanding harga beli Bukan hanya keuntungan dari selisih harga saja. Dengan investasi saham, kamu juga bisa mendapatkan dividen yang biasanya akan dibagikan emiten setiap tahunnya, ada yang 1x per tahun dan ada juga yang 2x per tahun. Dividen adalah pembagian laba atau keuntungan. Namun tak semua perusahaan yang membukukan laba membagikan dividen. Apakah akan Benar-Benar Mendapatkan Dividen? Ketika membeli saham, bisa jadi investor akan mendapatkan dividen. Namun bisa juga tidak mendapatkannya. Dividen didapatkan ketika perusahaan memiliki laba dan disepakati untuk dibagikan kepada pemegang saham. Sedangkan jika pemegang saham menyetujui jika laba digunakan untuk menambah modal dan mengembangkan bisnis, maka dividen tidak ada dibagi. Karena bisa jadi nantinya keuntungan didapatkan bukan dari dividen, namun dari kenaikan harga saham. Adakah Biaya Jual Beli Saham? Ini merupakan pertanyaan tentang jual beli saham yang sering ditemui. Jawabannya, ada. Setidaknya kamu akan dibebankan lima biaya. Mereka adalah brokerage fee komisi broker, IDX levy biaya BEI, biaya KPEI, pajak pertambahan nilai PPN, dan pajak penghasilan PPh. Pada umumnya, komisi broker sekitar 0,15-0,35 persen dari nilai transaksi. IDX levy sebesar 0,04 persen, KSEI 0,01 persen, PPN 0,03 persen, dan PPh 0,1 persen khusus transaksi jual. Bagaimana Memilih Saham yang Bagus? Tak ada ketentuan dalam pemilihan sebuah saham. Yang pasti beli saham sesuai dana yang tersedia. Namun sebelum membeli, kamu harus mencari informasi mengenai emiten tersebut. Hamdi Hassyarbaini, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI 2015-2018, 01/03/2020 menuliskan ketentuan umum dalam memilih saham Perusahaan memiliki fundamental bagus Memahami prospek bisnis perusahaan Perusahaan didukung manajemen yang baik Harga saham murah Apa Ciri-ciri Saham Murah? Tak sedikit investor baru yang mengajukan pertanyaan tentang jual beli saham khususnya ciri-ciri saham murah. Kamu bisa melihat Price Earning Ratio PER dan Price to Book Value PBV. PER dihitung dari harga saham terbaru dibagi harga per lembar saham. PBV dihitung dari jumlah total nilai dibagi jumlah saham yang beredar. Jika nilai PER rendah berarti valuasi saham murah, tetapi bandingkan nilai PER emiten-emiten dari sektor yang sama. Nilai PER tinggi, valuasi saham mahal. Namun hal itu tidak mengindikasikan bahwa harga saham tidak bisa naik dan/atau prospek masa depan emiten stagnan. Hal ini juga berlaku pada PBV. Kapan Harga Saham Naik? Ada berbagai faktor yang memengaruhi harga saham naik dan turun. Menurut Otoritas Jasa Keuangan OJK melalui pergerakan harga saham dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi fundamental perusahaan, aksi korporasi, dan kinerja perusahaan. Faktor eksternal mencakup kondisi ekonomi makro, kebijakan pemerintah, kekuatan rupiah terhadap mata uang asing, faktor panik, dan faktor manipulasi pasar. Kapan Bisa Menjual Saham? Pertanyaan ini sering diajukan investor pemula. Jawabannya sama seperti memilih saham, tak ada pedoman kapan menjual saham. Lalu, kapan? Ya, realisasikan saham ketika harganya sudah menyentuh targetmu. Namun kamu perlu perhitungan cermat. Adakah kemungkinan harga akan lebih naik lagi? Jika ya, harap bersabar. Kecuali kamu membutuhkan uang. 1. Sudah Untung Di sisi lain, kamu bisa menghitung PER-nya. Nilainya sama atau lebih tinggi? Jika tinggi, berarti valuasi saham mahal. Ada baiknya kamu jual, lalu beli saham dengan valuasi murah. 2. Membutuhkan Uang Jika kamu tak memiliki dana darurat, merealisasikan aset menjadi pilihannya. Jual saham ketika kamu membutuhkan dana segar. Namun usahakan jual ketika harganya lebih tinggi, kecuali tak ada pilihan lain. Sekadar tip, sebelum investasi saham, sediakan dana darurat yang jumlahnya tiga atau enam kali dari gaji bulanan. Sehingga ketika ada kebutuhan mendesak, kamu bisa memakai dana darurat. Tek perlu mengutak-atik saham. 3. Salah Pilih Salah pilih saham dapat berupa kinerjanya tidak begitu bagus atau PER-nya terlalu tinggi. Jika demikian kondisinya, jual sahammu dan pilih saham lain. Apa Risiko Berinvestasi di Pasar Modal? Setiap hal yang dilakukan pasti memiliki risiko, termasuk investasi di pasar modal. Risiko tersebut bisa tinggi ataupun rendah. Namun untuk berinvestasi di pasar modal, risikonya cukup besar jika langsung terjun di dalamnya tanpa manajer investasi yang berpengalaman. Risiko yang bisa dialami adalah risiko capital loss dan likuidasi. Capital loss adalah risiko yang diterima karena kerugian yang harus ditanggung akibat selisih harga jual saham yang lebih rendah daripada harga belinya. Sedangkan likuidasi adalah risiko yang terjadi jika emiten yang sahamnya kita miliki dinyatakan pailit dan dilikuidasi. Investor akan menjadi prioritas terakhir untuk dikembalikan dananya. Adakah Alternatif Lain dari Investasi Saham? Jika kamu belum siap dengan risiko investasi saham di pasar modal, ada cara lain. Kamu bisa berinvestasi melalui reksa dana. Pasalnya, reksa dana memiliki jenis reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran. Pada reksa dana saham, Manajer Investasi MI akan mengalokasikan dana di instrumen saham setidaknya 80 persen dan obligasi dan/atau pasar uang minimal 20 persen. Untuk memulai investasi reksa dana, kamu hanya membutuhkan dana Rp100,000 dan Rp400,000 dengan didampingi ahli. Temukan berbagai macam informasi dan portofolio reksa dana di Ajaib.
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia BEI akan merilis produk investasi baru yakni structured warrant atau waran terstruktur pada pertengahan 2022. Lantas, apa itu waran terstruktur?Waran sendiri adalah hak untuk membeli saham atau obligasi dari satu perusahaan dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh penerbit waran/ merupakan produk turunan pasar modal yang biasanya diberikan secara cuma-cuma kepada investor yang telah membeli saham baru yang diterbitkan sebagai pendorong agar investor menjadi lebih tertarik ikut dalam IPO/right keterangan Mandiri Sekuritas, waran dapat dianalogikan sebagai sebuah kupon yang diberikan pemerintah ketika menggelar operasi pasar dengan menjual beras langsung ke masyarakat. Pemerintah akan membagikan kupon kepada orang-orang tertentu yang sudah dipilih dan mereka bisa menggunakan kupon tersebut untuk membeli beras dengan harga yang sudah harga beras tersebut lebih rendah dibandingkan harga beras di pasar. Kupon ini tentunya menjadi hak bukan kewajiban, boleh saja menggunakan kupon tersebut untuk ditebus atau menjualnya kembali kepada orang lain, tetapi ada batas waktunya. Baca JugaMengenal Lebih Dekat Waran Terstruktur, Instrumen Anyar di Pasar ModalSiap Dirilis pada Pertengahan 2022, Ini Keunggulan Waran TerstrukturBEI Optimistis Waran Terstruktur Direspons Positif InvestorDirektur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, waran terstruktur adalah efek yang diterbitkan oleh lembaga keuangan, yang memberikan hak kepada pembelinya untuk menjual atau membeli sebuah underlying securities pada harga dan tanggal yang telah satu keunggulan waran terstruktur untuk investor adalah modal yang lebih kecil dibandingkan membeli saham konvensional. Investor dapat membeli waran terstruktur dan menikmati potensi keuntungan yang optimal seperti pembelian itu, proses exercise waran akan dilakukan secara otomatis saat jatuh tempo. Investor akan langsung menerima uang tunai apabila posisi waran tersebut in the money atau harga lebih tinggi dari harga mekanisme waran terstruktur juga tidak terlalu berbeda dengan waran biasa atau equity warrant.“Investor kita sudah terbiasa dengan equity warrant, sehingga pemahaman untuk waran terstruktur diharapkan tidak terlalu lama,” jelasnya, Rabu 30/3/2022.BEI juga telah mendapat restu dari Otoritas Jasa Keuangan OJK terkait regulasi-regulasi untuk waran terstruktur. Beberapa regulasi yang telah disiapkan BEI diantaranya adalah Peraturan Nomor I-P tentang Pencatatan Waran Terstruktur di Bursa; Peraturan Bursa Nomor II-P tentang Perdagangan Waran Terstruktur di Bursa; serta Peraturan Bursa Nomor III-P tentang Liquidity Provider Waran Terstruktur di peraturan-peraturan tersebut rencananya akan dilakukan pada April mendatang. Sementara itu, pencatatan produk waran terstruktur perdana di BEI dapat dilakukan pada semester I/2022, sekitar bulan Mei – Juni karena itu, perdagangan produk ini perlu disertai kesiapan likuiditasnya, karena hal tersebut adalah risiko terbesar bagi para investor atau Riset Praus Capital Alfred Nainggolan menjelaskan produk waran terstruktur dengan waran yang ada saat ini tidak jauh berbeda. Perbedaan utama terlihat dari sisi penerbit, waran saat ini yang diperdagangkan diterbitkan oleh perusahaan. Sementara itu, waran terstruktur diterbitkan oleh lembaga keuangan, dalam hal ini anggota bursa.“Kehadiran produk waran terstruktur ini tentu menambah varian produk di bursa kita, sehingga pilihan bagi para investor dan trader juga semakin banyak,” katanya saat dihubungi, Rabu 30/3/2022.Menurut Alfred, pasar sudah cukup siap dalam menyambut produk ini. Ia menjelaskan, dari sisi pemahaman produk pasar sudah mengenal waran dan melakukan perdagangan untuk waran yang ada saat ini. Hal ini akan mempermudah pasar untuk masuk ke produk waran terstruktur tanpa waktu adaptasi yang terlalu sisi lain, Alfred juga menekankan pentingnya literasi kepada investor. Seluruh pemangku kepentingan terkait wajib memberikan edukasi dan literasi kepada investor terkait produk ini, terutama mengenai perbedaannya dengan waran yang ada atau yang diterbitkan emiten.“Ini juga termasuk bagaimana menganalisa-nya, sehingga tidak hanya menjadi ajang spekulasi bagi investor atau trader. Selain itu, mekanisme perdagangannya sendiri juga perlu disosialisasikan,” lanjut, hal lain yang menurut Alfred perluu diperhitungkan adalah likuiditas. Hal ini mengingat waran terstruktur merupakan produk derivatif yang diterbitkan oleh anggota bursa. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam
10 Pertanyaan Tentang Investasi yang Sering Diajukan Pemula dan Jawabannya /June 20, 2022 Banyak orang yang maju mundur ketika diajak untuk mulai berinvestasi. Alasannya beragam, mulai dari malas, tidak tahu harus pilih instrumen investasi yang mana, capek belajarnya atau takut kejebak investasi bodong. Kalau semua alasan di atas diteruskan, tidak akan ada habisnya. Akan lebih produktif, jika kamu mengedukasi diri tentang investasi itu apa, peluang, resiko, dan manfaatnya untuk tujuan finansial. Siap? Simak pertanyaan tentang investasi beserta ulasannya dibawah ini!10 Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan Pemula Tentang InvestasiKami telah merangkum 10 pertanyaan umum dan paling sering ditanyakan tentang investasi sekaligus jawabannya. Mari kita mulai dari poin pertama berikut ini;1. Apa Bedanya Tabungan dan Investasi?Di urutan pertama, ada pertanyaan tentang perbedaan antara tabungan & investasi. Sepintas, keduanya terlihat mirip, tetapi sebenarnya berbeda lho. Penasaran apa bedanya? Yuk simak perbandingannya; 2. Apakah Investasi Itu Halal?Bagian ini paling sering ditanyakan, sebenarnya, investasi itu halal atau tidak? Jawabannya, investasi adalah boleh, mubah, atau halal berdasarkan fatwa DSN-MUI No 80 tahun 2011. \Kriterianya, instrumen yang diperjualbelikan tidak bergerak di bidang bisnis yang dilarang agama dan sistem riba. Kabar baiknya, sekarang sudah ada saham syariah dan reksa dana syariah yang diregulasi oleh Dewan Syariah Nasional, dengan begitu kamu sudah tidak perlu khawatir lagi. 3. Apa Saja Keuntungan Investasi? Dan Apakah Saya Bisa Kaya Dari Investasi?Banyak sekali calon investor yang bertanya; “Apakah kalau saya berinvestasi, bisa berpeluang jadi kaya?” Jawabannya; kaya itu relatif, tapi investasi bukan cara cepat untuk jadi kaya. Investasi lebih cocok diibaratkan sebagai kendaraan finansial yang bisa digunakan untuk mencapai target keuangan mudahnya, misalkan kamu ingin membeli rumah dalam 5 tahun ke depan. Maka kamu bisa berinvestasi ke instrumen yang ada di pasar modal; saham, reksadana, obligasi, dan lainnya. Katakanlah kamu sudah berinvestasi saham, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari capital gain selisih antara harga jual dan harga beli dan dividen jumlah pendapatan perusahaan emiten yang dibagikan kepada pemilik saham. 4. Apa Saja Risiko Investasi?Selain keuntungan, investasi juga punya resiko. Karena tidak semua investasi akan memberikan keuntungan. Risiko investasi yang harus diketahui calon investor adalah dana investasi yang tidak dijamin LPS dan pemerintah. KSEI yang mewakili pemerintah akan menjamin kepemilikan atas efek yang sudah kamu miliki. Misalkan, kamu beli saham di aplikasi A, lalu aplikasi A ini tutup. Maka, sahammu tidak hilang begitu saja. Melainkan, tersimpan dengan baik di saham yang kamu beli bisa mengalami penurunan harga aset di karena pasar modal punya tingkat volatilitas harga Bagaimana Cara Mengelola Risiko Investasi?Sebagai calon investor, pastinya kamu belum tahu bagaimana caranya mengelola dana investasi agar resiko yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya dapat diminimalisir. Hal itu akan dijawab pada poin 5, kamu hanya tinggal mengikuti tips berikut ini;Pastikan untuk tidak menggunakan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari gunakan uang dingin. Kenali profil risiko sesuai dengan instrumen investasi yang kamu ketahui / kuasai reksadana, saham, obligasi dan lainnya.Hanya lakukan investasi pada instrumen yang kamu ketahui bisnis / perusahaannya agar kamu dapat memastikan bagaimana cara perusahaan bekerja, potensi bisnis, dan keadaan perusahaan pemula, ada baiknya kamu melakukan diversifikasi atau menempatkan dana investasi ke beberapa instrumen berbeda untuk meminimalisir kerugian. Selalu buat rencana investasi sesuai dengan tujuan finansial yang ingin kamu capai dari investasi tersebut; dana darurat, pension, beli rumah, ilmu tentang investasi, mulai dari cara menemukan saham yang bagus, kinerjanya baik, belajar analisis teknikal, dan fundamental saham, dan ilmu penting lainnya yang bisa membantumu dalam ikut-ikutan trend atau membeli saham atas anjuran orang lain sebelum kamu melakukan riset mendalam. Pilih instrumen investasi dan sekuritas yang punya legalitas resmi di Indonesia. 6. Apa Itu Investasi Bodong?Belakangan ini banyak pihak yang menawarkan investasi bodong pada masyarakat. Investasi ini sama sekali tidak memiliki dasar hukum dan legalitas yang jelas di Indonesia. Mulai dari investasi berkedok ponzi, robot trading, titip dana investasi, hingga investasi profit setiap 1 jam sekali dibuat untuk mengelabui calon korban. Setelah dana terkumpul, para leadernya akan membawa lari dana para korban Maka dari itu, kamu harus berhati-hati sebelum berinvestasi agar tidak terjebak investasi bodong yang ada di sebuah investasi menawarkan keuntungan pasti tanpa risiko, maka kamu harus curiga. Apalagi jika keuntungan yang dijanjikan tinggi dan berlipat-lipat. High return high risk adalah kutipan yang harus dipegang teguh. Setiap investasi yang memberikan hasil tinggi, maka risikonya juga Bagaimana Cara Menghindari Investasi Bodong?Setelah mengenal apa itu investasi bodong. Berikut ini tips menghindari investasi bodong tersebut. Caranya sangat mudah, kami telah merangkumnya menjadi beberapa poin ringkas, silahkan simak tips berikut;Pertama, cek legalitas perusahaan investasi di website resmi OJK atau Bappebti untuk crypto. Jika nama perusahaan atau sekuritas tidak terdaftar di OJK, maka sudah dipastikan bahwa perusahaan tersebut ilegal. Kedua, semua transaksi deposit investasi, selalu dilakukan melalui aplikasi sekuritas resmi yang terdaftar di OJK, jika ada pihak yang menawarkan jadi perantara pembelian instrumen investasi, jangan turuti, sudah pasti itu adalah oknum yang ingin menipu kamu. Ketiga, cek juga rekam jejak track record perusahaan investasi tersebut. Jika rekam jejaknya mencurigakan atau tidak jelas, segera hindari dan jangan sekali-kali berinvestasi di tempat tersebut. Jangan tergiur bila ada yang menawarkan investasi profit tiap jam atau imbalan pasti tanpa rugi, karena di pasar modal cara kerjanya tidak seperti itu, saham atau instrumen investasi harganya bisa naik dan turun, tidak selamanya untung. 8. Apa Itu Saham dan Surat Berharga?Surat berharga adalah surat yang menjadi bukti kepemilikan sebuah aset yang melekat kepemilikannya pada seseorang; sertifikat tanah, BPKB motor dan lain sebagainya. Surat berharga ini bisa dijual atau digadaikan pemiliknya. Sedangkan, saham surat berharga bukti kepemilikan seseorang atas modal yang diinvestasikan di sebuah perusahaan. Untuk saham, kamu bisa melakukan transaksi jual beli di pasar modal. 9. Apa Itu Obligasi?Penjelasan mudahnya, obligasi bisa diartikan sebagai surat bukti hutang perusahaan / pemerintah dengan nilai tertentu kepada investor. Sama halnya dengan saham, obligasi juga transaksinya dilakukan di pasar modal. 10. Apa Itu Bursa Efek Indonesia?Pasti kamu pernah dengar kata; “BEI”, penjelasan mudahnya, Bursa Efek Indonesia BEI atau IDX adalah pihak penyelenggara sistem pasar modal yang ada di Indonesia. Instrumen yang diperjualbelikan di BEI diantaranya; saham, reksa dana, ETF hingga pertanyaan tentang investasi sudah tertera jawabannya. Dengan membaca konten ini, fundamental dasarmu mengenai investasi sudah selangkah lebih maju dan bisa membuat keputusan rasional mengenai apakah kamu akan berinvestasi atau tidak. Jadi, siap berinvestasi?
pertanyaan tentang bursa efek indonesia